Kamis, 25 Januari 2018

Cerita Lama

Bukan cuma kamu kok yang punya masa lalu, aku juga. Punya atau nggak itu bukan pilihan tapi keadaan, gak bisa diubah. Tapi kamu bisa pilih mau bersikap seperti apa dengan masa lalu itu. Sama, aku juga bisa dan sudah memilih menyikapi masa lalu aku. Sayangnya kita memilih jalan yang berbeda :) Sejak awal aku memutuskan untuk mengikhlaskan dan berdamai sambil memeluk semua masa lalu itu. Tapi kamu ? Kamu memilih memendamnya bukan ? Memendamnya sampai kamu sendiri tidak menyadari bahwa kamu belum bisa menerima masa lalu itu. Benar ? Ya, saya terpaksa menyimpulkan sendiri. Karena kamu tak pernah menjawab dengan jelas semua pertanyaan-pertanyaan. Sementara kamu ? Selalu meminta jawaban yang jelas, bahkan memaksakan kondisi-kondisi agar kita berbicara tentang masa laluku. Tidak adil sekali rasanya. Sampai kapan ? Sampai aku bosan untuk bertanya ? Atau sampai aku merasa tidak perlu bertanya lagi ? Atau sampai aku merasa kamu tidak akan pernah menjawab pertanyaan-pertanyaan itu ? Kalo itu, aku sudah mencapainya dan berarti aku tidak berminat untuk bertanaya lagi, biarlah aku dengan asumsi dan kesimpulanku sendiri. Sudah, jangan diganggu lagi, biarlah begini saja. Biar aku kembail berdamai dengan kisah ini. Deal ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar